You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengurus Gapoktan Rorotan Jaya Periode 2023-2026 Resmi Dikukuhkan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Gapoktan Rorotan Jaya Periode 2023-2026 Dikukuhkan

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara secara resmi mengukuhan pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rorotan Jaya periode tahun 2023 - 2026.

Satu hektare lahan setiap panen mampu memproduksi sebanyak enam ton beras

Pengukuhan berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukapura Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua Gapoktan Rorotan Jaya, Rabat Sehabudin mengatakan, Gapoktan-nya menanungi sebanyak delapan kelompok tani (Poktan) dengan jumlah petani sebanyak 248 orang. Selama ini mereka aktif menggarap lahan sawah seluas sekitar 308 hektare.

Food Station dan Gapoktan Panen Padi Bersama di Karawang

"Satu hektare lahan setiap panen mampu memproduksi sebanyak enam ton beras," ujar Rabat, Kamis (28/12).

Para petani menjual beras tersebut di kisaran harga Rp 5.000 per kilogram. Sehingga total setiap kali panen beras yang dihasilkan mampu meraih pendapatan hingga Rp 18,5 milliar.

Namun demikian, Rabat mengakui masih mendapati sejumlah kendala dalam bertani, seperti persoalan hama penyakit dan irigrasi yang kadang meluap menggenangi persawahan pada saat musim hujan.

Selain itu, Rabat juga berharap pemerintah bisa membantu permodalan dan mempertahankan fungsi lahan agar tidak dimanfaatkan menjadi bangunan.

"Karena itu kami berharap ada peran pemerintah agar sawah yang ada di lahan pemerintah bisa dipertahankan," tegasnya.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto mengatakan, pihaknya sangat berharap kepengurusan baru mampu memberi warna lebih baik. Unang memastikan, pihaknya akan mendukung pengembangan pertanian di Rorotan.

Karena itu, Ia berharap para petani meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan teknologi dalam pertanian, sehingga produksi beras yang dihasilkan bisa ditingkatkan sesuai harapan Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mencapai 8-9 ton per haktare setiap panen.

"Kita akan gencarkan edukasi pemanfaatan teknologi bagi petani. Mengenai hal lain kita akan coba kordinasikan dengan pihak terkait seperti pengadaan BBM bersubsidi untuk mesin petani," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye34685 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

    access_time05-11-2026 remove_red_eye15366 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye5189 personAnita Karyati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3856 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

    access_time04-11-2026 remove_red_eye2630 personAldi Geri Lumban Tobing